Kegiatan Isra Miraj di SMKN 4 Probolinggo

Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa dalam sejarah Islam yang menceritakan perjalanan spiritual atau rohani Nabi Muhammad SAW. Isra Mi’raj berasal dari Bahasa Arab yang memiliki arti yaitu Isra adalah perjalanan di malam hari, sedangkan Mi’raj adalah kenaikan. Jadi, pengertian lengkap dari Isra Miraj itu adalah sebuah perjalanan Nabi Muhammad dalam menjalankan perintah Allah dari Mekkah ke Masjid Al-Agsa yang berada di Yerusalem dan beliau dinaikkan ke langit ke tujuh atau yang sering disebut Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan ini Rasulullah mendapatkan perintah langsung dari Allah SWT untuk menjalankan sholat lima waktu. SMKN 4 Probolinggo memperingati dengan kegiatan isra miraj

Peristiwa

Nah, pastinya pembaca bingung kok bisa ya Nabi Muhammad dinaikkan ke langit ke tujuh atau Sidratul Muntaha? Ceritanya gini guys. Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Ka’bah yang ada di Mekkah ke Masjid Al-Agsa yang ada di Yerusalem. Pada zaman itu perjalanan biasa ditempuh pakai unta ataupun kuda selama satu bulan. Tapi beda dengan halnya Nabi Muhammad. Beliau melakukan perjalanan tersebut hanya dalam waktu sehari semalam. Pastinya mustahil dong dengan jarak begitu jauh hanya memerlukan waktu sehari semalam. Namun, Allah SWT memberikan hewan untuk dikendarai Nabi Muhammad dalam perjalanan itu yang bernama Burag. Apa sih Burag itu? Burag itu adalah hewan yang punya tubuh seperti kuda putih, punya sayap dan ekor. Nah, dengan kendaraan tersebut Nabi Muhammad dengan cepat sampai ke Masjid Al-Agsa yang ada di Yerusalem.

Pada langit pertama bertemu dengan Nabi Adam a.s. Di langit kedua bertemu dengan Nabi Yahya a.s dan Nabi Isa a.s. Di langit ketiga bertemu dengan Nabi Yusuf a.s. Di langit keempat bertemu dengan Nabi Idris a.s. Di langit kelima bertemu dengan Nabi Harun a.s. Di langit keenam bertemu dengan Nabi Musa a.s, dan di langit ketujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s

Setelah itu, Nabi Muhammad mendapatkan perintah dari Allah SWT yaitu melakukan sholat sebanyak 50 kali dalam sehari Namun, Nabi Muhammad meminta keringanan kepada Allah SWT bahwa memang dirinya mungkin dapat melaksanakan sholat 50 kali dalam sehari, tapi bagaimana dengan umat Islam lainnya pasti umat Islam sangat susah untuk melakukannya. Setelah mendengar keluhan Nabi Muhammad SAW, Allah SWT memberikan keringanan kepada Nabi Muhammad bahwa sholat akan dilakukan lima kali dalam sehari. Sholat lima waktu tersebut meliputi sholat Shubuh, Dhuhur, Ashar, Magrib, dan Isya.

Kesimpulan

Nah, dari peristiwa yang dialami Nabi Muhammad SAW tersebut sebagai umat Islam kita harus tetap mengingat peristiwa Isra Mi’raj ini. Hingga sekarang, peristiwa ini merupakan hari besar umat Islam di seluruh penjuru dunia yang selalu diperingati setiap tanggal 27 Rajab atau pada tahun ini bertepatan pada tanggal 28 Februari 2022

Peringatan Isra Mi’raj ini juga dilakukan di SMKN 4 Probolinggo. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 1 Maret 2022. Dalam acara ini, SMKN 4 Probolinggo mengadakan kegiatan hadrah, pemberian ceramah tentang hikmah Isra Miraj, tasyakuran, dan makan bersama. Dengan adanya kegiatan peringatan Isra Miraj ini kita dapat memaknai dengan mengenang peristiwa Isra Mi’raj, memperkuat amalan ibadah kita, dan mempererat tali silaturahmi sesama umat Islam.

by : Baria dan Darmi

Scroll to Top